Rabu, 24 September 2014

OBAT HERBAL UNTUK AYAM BANGKOK



OBAT HERBAL

Daun pepaya                     : obat ngorok,menambah nafsu makan,meningkatkan daya tahan tubuh
Kunyit                               : antibiotik alami, obat luka
Kencur                               : penambah nafsu makan, pereda sakit tenggorokan
Bawang putih                    : meningkatkan stamina, penenang saraf
Bawang merah                 : obat ngorok dan snot
Belimbing wuluh              : mempercepat tumbuhnya patok yg tetes/lepas
Jahe                                     menghagatkan dan menigkatkan stamina
Kacang tanah                     : mencegah dan mengobati ayam bantat
Akar rumput teki              : menyehatkan badan, membuat kulit ayam cepat merah tanda sehat
Campuran jahe+bawang putih +miyak sayur       :  menyembuhkan bengkak, turun urat

Obat ayam ngorok paling ampuh



obat ngorok yang paling ampuh yaitu :
1.      Dengan menggunakan obat kimia
Yang diantaranya adalah tetrachrol, trymizin, vitamin B complek atau vitaplex, obat batuk. dan untuk penyakit ngorok yang membandel, bisa disuntik memakai tylon. dosis pemberiannya adalah 2cc untuk ayam dewasa. dan selanjutnya untuk obat oral, memberikan tylaprim atau coryvit kapsul 2 butir setiap pagi dan sore.
2.      Dengan menggunakan obat alamiah atau tradisional
Pengobatan menggunakan bahan-bahan alami dan berbagai cara dalam pemberiannya
a.       Jeruk nipis ditambah kecap manis 
Caranya : jeruk nipis diperas airnya sebanyak 1 sendok teh ditambah kecap manis secukupnya kemudian langsung diminumkan ke ayam, dan berikan pada waktu pagi hari. diulang 2-3 hari sampai sembuh.
b.      Blimbing wuluh atau blimbing sayur
c.       Caranya : ayam dikorok dengan air hangat sampai bersih, kemudian ambil lah blimbing wuluh 1 buah sedikit di pencet dan langsung diberikan ke ayam. berikan pada waktu pagi hari. diulang 2-3 hari sampai sembuh.
d.      Buah mengkudu masak dan merupakan obat ngorok yang paling ampuh.
Caranya : mengkudu diiris seukuran jari lalu dilolohkan. pemberian dilakukan sehari sekali, boleh pagi atau sore, dan sebelum ayam aduan diberi makan. 

Untuk pencegahan penyakit ngorok ini sebaiknya ayam yang terkena penyakit diungsikan terlebih dahulu dari kandang dan dari ayam lain yang masih sehat untuk menjaga agar penyakit ini tidak cepat menular.

Selasa, 23 September 2014

PEMBESARAN AYAM BANGKOK ANAKAN USIA 3 MINGGU


TIPS CARA MERAWAT ANAK AYAM BANGKOK 0 - 3 MINGGU

Usia dini 0 - 2 minggu adalah usia paling kritis anak ayam bangkok, karena belum memiliki bulu lengkap untuk melindungi dan menghangatkan tubuh dari pengaruh cuaca. Anakan juga mudah terserang penyakit antara lain berak kapur yang bisa mematikan ayam usia 1-10 hari dan penyakit pilek/snot/coryza yang tidak begitu mematikan tetapi akan menghambat pertumbuhan anakan.  Usia kritis bisa diperpanjang menjadi 3 minggu apabila sedang musim hujan, pancaroba atau berada di daerah kota hujan seperti kota bogor.
Karena masuk usia kritis, maka
cara merawat ayam bangkok anakan haruslah lebih intensif, seperti berikut.
1.      Segera pisahkan anak ayam bangkok dari induknya
Cara merawat anak ayam bangkok petama-tama adalah memisahkan anakan dari induknya. Dipisahkan sesegera mungkin agar anak ayam tidak teriak atau cuap-cuap memanggil induknya karena belum merasa dekat dengan induknya. Jika dipisah setelah usia 3 hari maka anak ayam bangkok akan teriak/cuap-cuap memanggil induknya. Kecuali jika khawatir induknya tidak mau mengerami telur yang tersisa, maka biarkan saja anak ayam tersebut bersama induknya sampai semua telur sudah ditetaskan, dan berikan makanan pur di sekitar anaknya agar bisa makan dan cepat besar
2.      Siapkan kandang anak ayam bangkok yang tertutup
Kandang tertutup bisa mencontoh pembesaran DOC anak ayam broiler, dimana kandang anak ayam DOC tertutup dengan terpal, lantai beralas kering, ditambah pemanasan dengan batu bara. Dinding kandang anak ayam bangkok ditutup dengan karung plastik, triplek atau apa saja untuk sementara. Alas kandang juga ditutup dengan kardus atau triplek agar angin tidak masuk dari bawah.  Kandang tertutup juga untuk melindungi panas lampu yang digunakan agar panas dari lampu tidak terbuang keluar.
Sediakan lampu bohlam 5 watt yang menyala 24 jam selama 3 minggu, ukuran lampu harus lebih besar atau ditambah jika kandang cukup luas. Juga disiapkan wadah minuman yang kecil yang digantung rendah agar mudah dicapai oleh anak ayam. 
Lebih baik lagi jika menggunakan kandang dari kardus, karena kardus lembut, tertutup dan hangat. Bagian atas kardus dibiarkan sedikit terbuka untuk celah udara. Pilih kardus yang agak besar, 2x lebih besar dari kardus indomie untuk 8 ekor anak ayam.  Kandang kardus itu bisa ditempatkan dimana saja, bahkan bisa dibawa masuk ke dalam rumah di ruangan yang tidak terpakai. Di dalam kardus di gantungkan cukup 1 lampu bohlam 5 watt yang selalu menyala 24 jam selama 3 minggu, dan wadah air minum kecil yang digantung rendah hingga dapat dicapai anak ayam. Kardus diberi alas koran, yang setiap 2-3 hari sekali diganti agar tetap bersih dan kering. 
3.      Berikan pakan khusus anak ayam bangkok murni pur 100%
Pakan ayam anakan harus murni pur kering 100%.  Pakan campuran dedak atau nasi sekilas tampak anakan kenyang, tembolok besar/penuh, tapi faktanya badan lambat tumbuh. Lebih baik makan sedikit dengan pur 100% daripada makan kenyang dengan pur campuran.  Pakan harus kering.  Pakan basah bisa menyebabkan anakan gampang kena pilek (karena hidung basah) dan menyebabkan kandang jadi lembab sehingga mengundang penyakit. 
Pakan yang digunakan adalah pakan khusus untuk anak ayam DOC, yang berprotein 22-23 % ((bisa cargill, phokpan atau lainnya), yang penting butirannya kecil-kecil.  Jangan berikan pur yang murah seperti pur ayam broiler masa pengasingan (masa tunggu sebelum dipotong) karena proteinnya sangat rendah 15%.  Pur diberikan dengan cara menaruh di lantai yang beralas koran atau kardus. Biarkan anak ayam makan langsung dari lantai, biarkan dia senang berebut makanan sambil mengiaskan kakinya. 
Jangan lupa alas koran diganti setiap 2-3 hari sekali agar alas tetap bersih untuk menaruh pur. Setelah lebih dari 1 minggu, pur boleh tetap di taruh di lantai asalkan rajin mengganti alas karena semakin besar ayam makin banyak kotoran beraknya, atau bisa menggunakan tempat makan khusus anak ayam yang digantung ataupun yang dibuat sendiri dari bambu.
4.      Berikan minuman ber-vitamin
Minuman harus selalu tersedia di kandang anak ayam dalam wadah khusus yang bisa dibeli atau wadah dibuat sendiri. Wadah yang bagus tidak mudah tumpah dan tidak bisa diinjak (wadahnya digantung) oleh anak ayam agar air tetap bersih. Jika wadahnya bagus maka air cukup diganti setiap 3 hari.  Pada 3 hari pertama wadah air cukup taruh di lantai agar mudah dijangkau oleh anakan. Setelah 3 hari dan anak ayam sanggup berdiri tegak maka wadah bisa dinaikkan sedikit.
5.      Anak ayam bangkok sebaiknya diberi vitamin misalnya vitabro (Rp 3.000/sachet ukuran 10 liter air), vitachick (Rp 2.000 ukuran separoh dari vitabro), atau merek lain. Tentang vitamin ini lebih lanjut ada pada postingan Vitamin ayam.
6.      Pantau perkembangan dan kesehatan anak ayam bangkok
Perkembangan anak ayam bangkok selalu dipantau. Anak ayam yang sehat badannya gemuk (dada dan perut gemuk), kaki besar dan telapak kaki tebal.  Ayam yang kurus bisa disebabkan oleh kurang nafsu makan atau kena penyakit. Nafsu makan turun bisa diperbaiki dengan pemberian vitamin pada minuman.  Jika sakit akan tampak beberapa gejala diantaranya pilek, bersin, suara serak, murung, kurang lincah, menyendiri, kedinginan, sesak nafas, suka ngantuk, mata nutup, mata berair, ataupun masalah pencernaan seperti diare, berak encer, berak putih.  Segera beri obat apabila tampak beberapa gejala sakit.  Jangan tunggu kelamaan karena dapat membuat anak ayam cepat kurus, lambat pertumbuhannya, serta cepat menular ke anak ayam yang lain.

Untuk anak ayam yang saki bisa diberikan trimezyn-medion 1/8 butir 1 - 2 x sehari (atau larutkan dalam air minum).  Obat ini dapat menyembuhkan segala macam penyakit ayam akibat bakteri, kecuali penyakit virus seperti flu burung atau tetelo.  Tentang obat ini dapat dilihat pada postingan Obat Ayam.
Demikian postingan Cara merawat ayam bangkok anakan usia 3 minggu, semoga info ini bermanfaat.  

BERIKUT CARA MEMANDIKAN AYAM SAAT BERTARUNG/ DIADU



BERIKUT CARA MEMANDIKAN AYAM SAAT BERTARUNG/ DIADU:

1.     Sebelum dimandikan ayam terlebih dahulu lendir di tenggorokan dikeluarkan dgn memasukkan bulu ayam sambil diputar sampai tenggorokannya bersih dari lendir Pd saat ayam diberi minum jangan berlebihan karena ayam akan muntah saat diadu, selain itu jangan sampai hidung ayam terlalu banyak kemasukan air karena akan sangat berpengaruh pd pernafasan ayam. Basahi bagian kepala, dada, leher, bagian bawah/ketiak & bagian atas/pangkal sayap sampai pd bagian pantat (kloaka) & paha, dianjurkan jangan sampai membasahi sayap. Kemudian keringkan ayam stlh kelihatan seperti menggigil kedinginan, jangan sampai ayam menggigil terlalu lama. 

2.       Pada babak kedua sebaiknya ayam jangan dulu diberi minum atau dikeluarkan lendirnya, yg harus dilakukan pertama kali adalah mendinginkan badan ayam bangkok dgn cara menempelkan kain/ spons yg sudah dibasahi air ke bagian dada, ketiak, & pantat ayam, lakukan terus sampai nafas ayam stabil/ tidak  “ngos-ngosan” , setelah itu keluarkan lendirnya & berikan minum. Kita juga harus melihat kondisi ayam setelah pertarungan pd babak pertama. Jika ayam menderita banyak luka dibagian kepala akibat terkena taji lawan, sebaiknya jangan dicuci atau dibasahi dgn air secara langsung, karena akan menambah rasa sakit ayam pd lukanya, cukup dibersihkan & dikompres dgn kain tidak teralu basah.

3.       Pd babak selanjutnya cara memandikan ayam biasanya sama seperti pd babak kedua, hanya saja  ayam tidak perlu lagi dibasahi terlalu lama. Jangan sampai ayam menjadi berat karena terlalu basah, karena tenaga ayam sudah banyak terkuras & stamina yg sudah mulai menurun.
Terimakasih banyak atas kunjungannya di halaman ini..!!